Friday, 30 July 2010    


 
   
sudiarto, ba.jpg
Main Menu
Home
Kata Sambutan
Buku Tamu
Gallery Foto
Forum Diskusi
Pengumuman
Penggunaan 37 Hotspot
Pembangunan Mesjid
Profil Sekolah
Profil Sekolah
Sejarah Sekolah
Biodata Kepala Sekolah
Lambang 37
Visi, Misi dan Tujuan
Guru dan Staff
Wakil & Staff Kepsek
Wali Kelas X / XI / XII
Pegawai Tata Usaha
Guru Agama
Guru Eksakta
Guru Sosial
Guru Sastra
Guru BK/BP
Guru Seni & Budaya
Guru Piket
Pembina OSN
Koordinator Laboratorium
Masjid Al-Amin
Panitia Pembangunan
Latar Belakang & Lokasi
Lokasi Masjid Al-Amin
OSIS & Ekskul
Pembina OSIS
Pengurus OSIS
Struktur Organisasi OSIS
Tugas & Kewajiban OSIS
Ketua OSIS 1975 - 2009
Pembina Ekstrakurikuler
Jenis Ekstrakurikuler
Tata Tertib Ekskul
Waktu & Lokasi
Kesiswaan
Data Peserta Didik
Data Tamatan
Prestasi [Akademik]
Prestasi [Non-Akademik]
Daftar Juara Umum
Diterima Di Jalur USMI
Diterima Di Jalur UMB
Kegiatan Sekolah
Kegiatan Semester 2010
Jadwal Ujian Nasional 2010
Daftar Nilai
UAN & UAS 2009
UAN & UAS 2008
Ujian Nasional 2010
Ujian Nasional 2008
Hasil UN 2010
Hasil Uji Coba SPMB
Perpustakaan
Profil Perpustakaan
Petugas Perpustakaan
Peraturan & Tata Tertib
Layanan Perpustakaan
Alumni
Pendaftaran Alumni
Database Alumni
Komunitas Tigatujuh
Link
SNMPTN
Data Pokok Pendidikan
Weblink
Penjaga
 


LATAR  BELAKANG 

Sekolah adalah tempat untuk mendidik para calon generasi penerus bangsa. Kejayaan dan kemunduran suatu bangsa terletak di pundak para generasi penerusnya. Mendidik bukan hanya mentransfer ilmu-ilmu pengetahuan dalam ranah kognitif, menyehatkan jasmani dan membekali ketrampilan dalam ranah psikomotorik, tapi juga membentuk kepribadian yang baik dalam ranah afektif. Kepribadian bagi siswa Muslim tentunya adalah kepribadian yang Islami.   

Pelajaran Agama Islam bertujuan membentuk siswa muslim memiliki kepribadian yang Islami. Tapi kenyataannya, hingga saat ini, pelajaran Agama     Islam belum mampu membentuk siswa berkepribadian  Islami. Hal ini terjadi, salah satunya karena jumlah jam pelajaran agama yang hanya dua jam dalam seminggu dan minimnya sarana untuk pembentukan kepribadian yang Islami.

Sarana itu adalah keberadaan sebuah masjid di lingkungan sekolah, dalam hal ini SMA Negeri 37 Jakarta.  Memang sudah ada masjid di SMA  Negeri 37 Jakarta, tapi sebetulnya itu adalah ruang kelas yang difungsikan sebagai masjid, letaknya pun di pinggir lapangan basket yang identik dengan keramaian. Pembagian ruang antara lelaki dan perempuan di dalam masjid pun tidak  proporsional. Pengaturan ruangan di dalam masjid pun apa adanya, yang penting bisa untuk sholat. Sehingga bisa dikatakan, masjid di SMA Negeri 37 Jakarta sebagai masjid darurat.
 

Jelas sekali, keberadaan masjid darurat ini belum bisa menyamai fungsi masjid yang sesungguhnya.  Memperhatikan keadaan ini, kami menyimpulkan perlu dibangun sebuah masjid di SMA Negeri 37 Jakarta untuk membentuk kepribadian para siswa menjadi kepribadian yang Islami, sebuah kepribadian yang dapat menghantarkan generasi muda bangsa Indonesia mencapai jaman kejayaan.       

 LOKASI  PEMBANGUNAN 

Masjid yang ada di SMA Negeri 37 Jakarta sekarang ini berasal dari sebuah kelas, sehingga hanya seukuran kelas saja. Posisinya juga terletak di sebelah lapangan basket, sehingga kurang mendukung kekhusyuan dalam beribadah. Rencana pembangunan masjid dilaksanakan di atas laboratorium bahasa, di sebelah lapangan bulutangkis yang kurang ramai, sehingga dapat mendukung kekhusyuan dalam beribadah.  Direncanakan ruang antara laki-laki dan perempuan juga lebih proporsional. Hal ini diharapkan masjid di SMA Negeri 37 Jakarta dapat berfungsi sebagaimana sebuah masjid. Masjid yang dapat membentuk kepribadian siswa SMA Negeri  37 Jakarta menjadi Islami, menjadi generasi penerus bangsa yang baik dalam hal rohani, jasmani, dan pikiran.

 
 
- top -

Connection High Is Better
1024 x 768 resolution is Better
Redesign and Host at Lasama Media